
Description:
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah elektrokimia cara POCT dan enzimatik kolorimetri alat yang di gunakan adalah spektrofotometer dan POCT. Spektrofotometer merupakan suatu alat yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan kimia klinik salah satunya yaitu kadar asam urat yang dilengkapi dengan sumber cahaya (gelombang elektromagnetik), baik cahaya UV (ultra-violet) ataupun cahaya nampak (visible).Sedangkan POCT adalah suatu cara pemeriksaan dengan pendekatan terhadap pasien dengan menggunakan alat portable.Prinsip dari metode elektrokimia cara POCT adalah mengoksidasi atau mereduksi suatu analit dengan katalis enzim untuk menghasilkan elektron.Jenis penelitian ini adalah observasional analitik .Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 sampel yang di ambil dari pasien Klinik Sartika Lamongan selanjutnya di lakukan penelitian.Hasil penelitian menunjukan nilai persen perbedaan kurang lebih 7,7 % -24,2 % antara metode elektrokimia cara POCT terhadap metode enzimatik kolorimetri dengan ketentuan CLIA 17 %,dan ada beberapa data yang tidak masuk dalam kriteria CLIA yaitu sekitar 13,3 ?ri 30 sampel.Kemudian dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji paired T-Test terdapat perbedaan yang signifikan hasil kadar asam urat dengan menggunakan metode elektrokimia cara POCT dengan metode enzimatik kolorimetri.
Kata kunci : Asam urat, spektrofotometer, POCT
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/WITTA.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM