
Description:
Tuberkulosis (TB) paru dan Diabetes Melitus (DM) merupakan dua
masalah kesehatan yang cukup besar secara epidemiologi dan berdampak besar
secara global karena keduanya merupakan penyakit kronik dan saling berkaitan.
Tuberkulosis paru tidak akan sembuh dengan baik pada diabetes yang tidak
terkontrol. Tuberkulosis sendiri disebabkan oleh bakteri Mycobacterium
Tuberkulosis dan diabetes melitus terjadi karena kurangnya insulin dan faktor
predisposisi yaitu genetik, umur, obesitas dan pola hidup. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui gambaran prosentase kadar glukosa darah pada penderita
tuberkulosis. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian observasional analitik,
populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasien suspek tuberkulosis
yang memeriksakan diri di Puskesmas Krian Kabupaten Sidoarjo sebanyak 30
pasien. Pemeriksaan tuberkulosis menggunakan metode TCM (tes cepat
molekuler). Metode TCM merupakan pemeriksaan molekuler dengan teknologi
Nucleic Acid Amplification Technology (NAAT) yang dapat mendiagnosis
tuberkulosis dan resistansi terhadap rifampisin dan hasilnya dapat dibaca dalam
waktu 2 jam. Sedangkan pemeriksaan kadar glukosa menggunakan metode strip
test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita
tuberkulosis memiliki kadar glukosa darah di atas normal yaitu pada penderita
tuberkulosis scanty sebanyak 75%, pada penderita tuberkulosis 1+ sebanyak 50%,
pada penderita tuberkulosis 2+ sebanyak 78%, dan pada penderita tuberkulosis 3+
sebanyak 83%. Kadar glukosa darah yang tinggi dapat mengakibatkan terjadinya
kegagalan dalam pengobatan penyakit tuberkulosis.
Kata Kunci : Tuberkulosis, Diabetes Melitus, TCM
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/WULAN.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM