
Description:
Tahu putih adalah makanan tradisional yang memiliki kandungan gizi protein tinggi dan memiliki kadar air tinggi sehingga mudah mengalami pembusukan oleh bakteri pembusuk. Beberapa produsen menggunakan bahan pengawet seperti formalin untuk mencegah pembusukan akan tetapi formalin merupakan bahan kimia yang dilarang penggunaannya didalam bahan makanan. Pada penelitian ini, akan meneliti tentang pengaruh suhu pada perendaman tahu putih terhadap kadar formalin. Mula-mula sampel tahu putih direndam dalam larutan formalin 0,01% selama semalam, kemudian sampel direndam dalam air dengan suhu 250C, 450C dan 650C selama 15 menit. Lalu didestilasi, selanjutnya 1 ml destilat sampel ditambahkan 5 ml Asam Khromotropat 0,5?lam Asam Sulfat pekat dan diukur absorbansinya menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang 560 nm. Hasil penelitian menunjukkan perendaman dengan suhu air suhu 250C mengalami penurunan kadar formalin 27,0791 % yaitu sebesar 2,1543 mg per 100 gr tahu putih. Pada tahu yang telah direndam dengan air suhu 450C mengalami penurunan kadar formalin 44,5859 % yaitu sebesar 1,6971 mg per 100 gr tahu putih. Dan kadar terendah terdapat pada tahu yang telah direndam dengan air suhu 650C mengalami penurunan kadar formalin 61,8962 % yaitu sebesar 1,1257 mg per 100 gr tahu putih. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan suhu air perendaman mengakibatkan penurunan kadar formalin semakin besar.
Kata Kunci : Tahu putih, Formalin, Suhu Perendaman
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BARU4.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM