Name Your Repository



UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten) steenis) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Vibrio parahaemolyticus



Description:
Tanaman binahong adalah tanaman asli yang berasal dari amerika selatan yang di sebut Anredera cordifolia.Tanaman ini tumbuh baik di cuaca tropis dan sub-tropis. Binahong dengan nama latin Anredera cordifolia, adalah sebutan atau penaman tanaman yang agak aneh didengar. Berapa konsentrasi terbaik ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Vibrio parahaemolyticus adalah bakteri halofilik Gram-negatif yang tersebar luas di air laut, sedimen dasar laut, dan hasil laut (seperti ikan, kerang. metode cup-plate technique, metode ini serupa dengan metode disc diffusion, dimana dibuat sumur pada media agar yang telah ditanami dengan mikroorganisme dan pada sumur tersebut diberi agen antimikroba yang akan diuji. Pengujian antibakteri yang telah di lakukan pada konsentrasi 20?ngan zona hambat (5,61 ± 0.33 mm) kategori sedang, konsentaasi 40?ngan nilai hambat (6.63 ± 0.24 mm) kategori sedang, konsentrasi 60?ngan zona hambat (7.45 ± 0.36 mm) kategori sedang, konsentrasi 80?ngan zona hambat (8.2 ± 0.36) kategori sedang dan pada kosentraasi 100?ngan zona hambat (10.33± 0.33 mm) kategori kuat, pada control negative (-) di gunanakan DMS0 10% tidak menunjukan aktivitas antibakteri, dan pada control positif (+) mengunakan antibiotic Ampicillin memiliki zona hambat 19mm di kategori kuat. Konsentrasi terbaik yang apat menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolycus yaitu konsentrasi 100?ngan zona hambat 10.33 yang di kategorikan kuat. Kata kunci : Estrak Daun Binahong merah, Antikbakteri, Bakteri Vibrio parahaemolyticus,Metode Difusi Sumuran.

URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/ERLIANCE_PDF.pdf

Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS

Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS

Date:
26-08-2024

Author:
ALUMNI D3 TLM