
Description:
Magnesium merupakan sumber mineral penting yang dapat ditemukan diberbagai sumber pangan seperti biji-bijian, sayuran berdaun hijau, kopi, dan kacang-kacangan. Magnesium juga merupakan kofaktor penting pada >300 reaksi enzimatik, termasuk yang berhubungan dengan metabolisme energi. Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit menahun yang ditandai oleh kadar glukosa darah yang melebihi nilai normal. Apabila dibiarkan tak terkendali, penyakit ini akan menimbulkan penyakit – penyakit yang dapat berakibat fatal. Termasuk penyakit jantung, ginjal, kebutaan dan amputasi. Diabetes melitus dapat menyerang warga segala lapisan umur dan sosial ekonomi. Di Indonesia saat ini masalah DM belum menempati skala prioritas utama pelayanan kesehatan walaupun sudah jelas dampak negatifnya, yaitu berupa penurunan kualitas SDM, terutama akibat penyulit menahun yang ditimbulkannya. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Kadar Magnesium Sebagai Salah Satu Indikator Kesehatan Pada penderita diabetes melitus berusia diatas 50 tahun. Metode yang digunakan dari penelitian pemeriksaan kadar magnesium ini menggunakan metode xylidil blue. Subjek dari penelitian ini yaitu pasien penderita diabetes melitus yang berusia diatas 50 tahun. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 25 sampel pasien diabetes melitus terdapat 23 (92%) sampel dari 25 sampel ditunjukkan hasil dalam batas wajar atau normal, sedangkan 2 (8%) sampel menunjukkan angka diatas normal. Pada penelitian ini bisa disimpulkan bahwasannya pasien diabetes melitus cenderung memiliki hasil magnesium dalam batas normal.
Kata kunci : Diabetes melitus. Kadar Magnesium, Metode Xylidil Blue
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/DIVA_SUKMA_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2024
Author:
ALUMNI D3 TLM