
Description:
Penyakit infeksi merupakan jenis penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk di negara yang berkembang, termasuk indonesia. Penyakit infeksi juga dapat menyebabkan penurunan kinerja dan produktifitas, yang pada gilirannya akan mengakibatkan kerugian materiil yang berlipat – lipat. Kulit buah kopi merupakan limbah yang dimanfaatkan petani kopi hanya sebagai pakan ternak saja padahal memiliki komposisi seperti karbohidrat, protein, fiber, mineral, air, protein, kafein, dan polifenol. Senyawa yang dipercaya memiliki antibakteri adalah trigonelin yang dapat menghambat sintesis enzim dan protein bakteri, kafein dapat menghambat sintesis DNA bakteri, asam klorogenat yang dapat merusak membran sel bakteri. Tujuan penelitian ini untuk menentukan apakah ekstrak kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumonia. Jenis penelitian ini adalah penelitian secara eksperimental, dan penelitian ini menggunakan metode difusi dan dilusi, dengan menggunakan sampel ekstrak kulit buah kopi robusta dan bakteri uji yang digunakan adalah Klebsiella pneumonia dari hasil yang didapatkan pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100?ngan metode difusi tidak tampak zona hambat disekitar blank disk dan pada metode dilusi juga menunjukan hasil yang resisten, tampak keruh disetiap pengenceran tabung. Karena senyawa kafein dan asam klorogenat yang terdapat pada limbah kulit buah kopi robusta belum cukup kuat untuk menghambat bakteri Klebsiella pneumonia.
Kata kunci : Coffea canephora, Klebsiella pneumonia, Difusi dan Dilusi
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/DEKIRA.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D4 TLM