
Description:
Minyak goreng bekas pakai merupakan sisa minyak goreng yang telah terpapar suhu tinggi secara berulang-ulang, sehingga minyak mengalami oksidasi dan hidrolisis. Paparan oksigen dan suhu tinggi pada minyak goreng akan memicu terjadinya reaksi oksidasi akan mengalami penurunan mutu diantaranya warna, kekentalan, angka peroksida dan angka asam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa persen penurunan kadar bilangan asam dan bilangan peroksida pada minyak bekas sebelum dan sesudah di adsorpsi bonggol (corm) pisang klutuk (Musa balbisiana Colla). Metode penelitian ini untuk Bilangan asam menggunakan metode alkalimetri. Bilangan peroksida menggunakan metode iodometri. Peneliti memilih desain studi cross-sectional bertujuan untuk melihat hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat pada minyak bekas setelah digunakan untuk menggoreng bonggol (corm) pisang klutuk (Musa balbisiana Colla dengan jumlah sampel pada masing-masing perlakuan yaitu 10 variasi. Hasil penelitian ini penurunan kadar bilangan asam pada minyak setelah direndam dengan bonggol pisang klutuk sebesar 73,34 %, dan hasil penurunan kadar bilangan peroksida pada minyak setelah direndam dengan bonggol pisang klutuk sebesar 58 %. Hal ini menunjukkan bahwa bongol pisang klutuk cukup efektif digunakan sebagai adsorben untuk penurunan bilangan asam dan bilangan peroksida pada minyak goreng bekas.
Kata Kunci: Minyak goreng bekas pakai, bonggol pisang, bilangan asam, bilangan peroksida
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/JAMILAH.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D4 TLM