Description:
Penyakit di saluran pernafasan disebabkan dari bakteri, virus, jamur dan aspirasi. Penyakit pneumoniae yang disebabkan oleh virus dan bakteri maka diperlukan untuk uji sederhana seperti swab hidung, tenggorokan dan kultur sputum yang merupakan diagnosis untuk penatalaksanaan dan outcome pneumoniae komunitas (CAP). Uji identifikasi bakteri ESBL pada sampel sputum untuk diagnosis pneumoniae menggunakan metode konvensional Kirby Bauer dan metode automatic alat vitek 2 System Compact. Metode biokimia didasarkan pada MIC untuk mengetahui daya hambat bakteri terhadap antibiotik. Desain penelitian yang digunakan merupakan observasi dengan pendekatan deskriptif retrospektif. Pengumpulan sampel dan penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Granostic Diagnostic Center Surabaya untuk pembuatan kultur bakteri. Waktu penelitian selama 4 bulan yakni bulan Oktober 2023 - Januari 2024. Data jumlah kejadian ESBL positif dengan metode konvensional dengan jumlah kasus sebanyak
30 sampel pada bakteri Klebsiella pneumoniae sebanyak 21 bakteri yang teridentifikasi ESBL dan bakteri Escherichia coli berjumlah 9 bakteri yang teridentifikasi ESBL. Menggunakan uji statistik McNemar menunjukkan nilai P = 1.000, dimana nilai P > alfa (1,000 > 0,05) menunjukkan Ho dapat diterima yang artinya tidak ada perbedaan di kedua metode yaitu metode konvensional dan metode otomatis alat Vitek 2 Compact. Hasil paling banyak ditemukan bakteri Klebsiella pneumoniae baik di metode konvensional dan vitek.
Kata Kunci: pneumoniae, ESBL, konvensional, vitek, sputum, Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae.
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/LENY_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2024
Author:
ALUMNI D4 TLM