Description:
Di Indonesia masalah batu saluran kemih masih menduduki kasus tersering di antara seluruh kasus urologi. Di beberapa negara di dunia berkisar antara 1-20%. Laki-laki lebih sering terjadi dibandingkan perempuan yaitu 3:1. Untuk mengatasi adanya batu saluran kemih diantaranya dilakukan Ureteroskopi. yang merupakan pembedahan minimal invasf dengan cara memasukkan selang teropong endoskopi melalui saluran kencing. Masalah sesudah tindakan operasi diantaranya adalah nyeri saat berkemih, demam dan urine keruh. Pemeriksaan laboratorium sederhana antara lain pemeriksaan urine lengkap dan mikroskopis Gram sebagai penentuan antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang hasil pemeriksaan urine lengkap dan mikroskopis Gram pada pasien pasca operasi ureteroscopy sebagai penentuan antibiotik di Rumah Sakit Toeloengredjo. Jenis penelitian yang digunakan merupakan deskriptif. Sampel urine yang diambil sejumlah 20. Waktu Penelitian dilakukan selama 3 bulan pada bulan Oktober sampai Desember 2023. Berdasarkan penelirian pada pemeriksaan urine lengkap didapatkan hasil normal sebanyak 0?n hasil abnormal sebanyak 100%. Pemeriksaan mikroskopis Gram pada sampel urine didapatkan hasil Gram negatif 55?n 45% tidak ditemukan bakteri. Antibiotik yang sering digunakan untuk pengobatan pasien pasca operasi Uteroscopy adalah golongan Karbapenem yaitu menggunakan antibiotik Meropenem dengan prosentase 25?ri 20 pasien yang dilakukan penelitian.
Kata kunci : ureteroscopy, mikroskopis gram, urine lengkap, antibiotik
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/JUJUK_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2024
Author:
ALUMNI D4 TLM