
Description:
Metode persalinan dengan Sectio Caesarea (SC) memiliki resiko yang paling tinggi terjadinya pendarahan. Terjadinya pendarahan selama tindakan Sectio Caesarea (SC) menyebabkan penurunan konsentrasi hemoglobin, eritrosit dan hematokrit di dalam tubuh ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin, eritrosit, leukosit, dan hematokrit sebelum dan sesudah persalinan pada pasien Sectio Caesarea (SC) di RS Kartini Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekata cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang melahirkan pada bulan Desember 2023 di RS Kartini Mojokerto. Jumlah sampel adalah 25 orang yang diabil dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkkan rata-rata kadar hemoglobin sebelum SC 11,7 g/dl, dan sesudah SC menjadi 10,8 g/dl, artiya bahwa pasien SC mengalami penurunan kadar hemoglobin rata-rata 0,9 g/dl (pvalue=0000). Rata-rata jumlah eritrosit sebelum SC 4,29x106/?L, dan sesudah SC menjadi 3,92x106/?L, artiya bahwa pasien SC mengalami penurunan jumlah eritrosit dengan rata-rata 0,36x106/?L (pvalue=0000). Rata-rata leukosit sebelum SC 12,14x103/?L dan sesudah SC rata-rata 18,25x103/?L, artiya bahwa pasien SC mengalami peningkatan jumlah leukosit dengan rata-rata 6,11x103/?L (pvalue=0000). Rata-rata kadar hematokrit sebelum SC, 35,7?n sesudah SC rata-rata 32,8% artiya bahwa pasien SC mengalami penurunan kadar hematokrit dengan rata-rata 2,9% (pvalue=0000).
Kata kunci: hemoglobin, eritrosit, leukosit, hematokrit, Sectio Caesarea
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/SHINTA_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2024
Author:
ALUMNI D4 TLM