
Description:
STEMI adalah fase akut dari nyeri dada yang ditampilkan terjadi peningkatan baik frekuensi, lama nyeri dada, dan tidak dapat diatasi dengan pemberian nitrat, yang dapat terjadi saat istirahat maupun sewaktu-waktu yang disertai infark miokard akut dengan ST elevasi (STEMI), yang terjadi karena adanya trombosis akibat dari ruptur plak aterosklerosis yang tidak stabil (FIHA, 2022). Saat kondisi aterosklerosis makin buruk akan berdampak pada reaksi inflamasi sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan neutrofil. Peradangan akibat aterosklerosis akan memperburuk aliran darah ke jantung, akibatnya akan terjadi nekrosis otot jantung yang menyebabkan peningkatan petanda biokimia yakni troponin jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jumlah trombosit dan leukosit dengan kadar troponin I pada penderita STEMI. Jenis penelitian ini adalah Corelassonal cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada penderita STEMI diruang ICCU RSUD Bojonegoro yang dilakukan pemeriksaan darah lengkap dan kadar troponin I dengan periode waktu Februari-Maret 2024 diambil secara simple randomized sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya nilai korelasi antara jumlah trombosit dengan kadar troponin I ( p = 0,002) dan (r = 0,443) serta nilai korelasi antara jumlah leukosit dengan kadar troponin I ( p = 0,000) dan (r = 0,558) maka terdapat hubungan antara jumlah trombosit dan leukosit dengan Kadar Troponin I pada pederita STEMI.
Kata Kunci : Trombisist, Leukosit, Troponin I, STEMI
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/MARSUMUL_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2024
Author:
ALUMNI D4 TLM