
Description:
Aspergillus sp adalah jamur berbentuk benang dan sporanya selalu ada di udara. Jamur ini umumnya mengkontaminasi berbagai jenis bahan makanan yang mengalami penyimpanan. Selain dapat menyebabkan kerusakan pada bahan pangan, Aspergillus sp juga memproduksi senyawa metabolik bersifat racun yang disebut aflatoksin. Aflatoksin dapat mengakibatkan kerusakan hati. Apabila aflatoksin dikonsumsi dalam jumlah yang sedikit tetapi kontinyu dapat menyebabkan kanker hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kontaminasi Aspergillus sp pada saus sambal dan saus kacang tanpa merk pada pedagang cilok dengan menggunakan metode angka kapang. Sampel diambil dari saus tanpa merk yang digunakan oleh pedagang cilok yang berjualan di wilayah Sidoarjo. Dari hasil hitung Angka Kapang didapatkan hasil pada 10 sampel saus sambal berkisar antara 8 x 10 sampai dengan 5 x 102 Cfu/g, dan pada 10 sampel saus kacang berkisar antara 7 x 10 sampai dengan 10,58 x 103 Cfu/g. Sedangkan dari hasil identifikasi kapang didapatkan hasil pertumbuhan jamur Aspergillus fumigatus 50%, Aspergillus niger 10%, plate yang negatif 40%. Dan hasil identifikasi sampel saus kacang Aspergillus flavus 20%, Aspergillus niger 20%, plate yang tidak teridentifikasi Aspergillus sp 60%
Kata Kunci : Angka Kapang, Aspergillus sp, saus sambal, saus kacang
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/3._TA_Bab_I_-_V.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM