
Description:
Enzim aspartate aminotransferase (AST) dan alanine aminotransferase (ALT) adalah komponen dari enzim aminotransferase yang keberadaan dan kadarnya didalam darah digunakan sebagai penanda gangguan fungsi hati. Sampel untuk pemeriksaan AST dan ALT menurut metode standar adalah serum, namun ada juga yang menggunakan plasma EDTA sebagai bahan pemeriksaan. Kondisi sampel yang tidak memenuhi standar akan mempengaruhi hasil pemeriksaan, sehingga bila hal ini terjadi, sampel plasma EDTA dapat digunakan untuk pemeriksaan AST dan ALT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penggunaan sampel serum dan plasma EDTA terhadap kadar AST dan ALT. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional deskriptif. Uji Statistik menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 30 sampel diperoleh rerata kadar AST pada sampel serum 33,13 U/L dan pada sampel plasma EDTA sebesar 32,03 U/L. Kadar ALT sampel serum didapatkan rerata 36,77 U/L dan sampel plasma EDTA didapatkan hasil rerata 35,9 U/L. Selisih perbedaan kadar AST sebesar 1,1 U/L atau 3,3?n pada kadar ALT sebesar 0,87 U/L atau 2,4%. Hasil uji statistik diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) pada AST sebesar 0.722 dan nilai ALT sebesar 0.853, lebih besar dari nilai probabilitas (>0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada kadar AST dan ALT antara sampel serum dan plasma EDTA.
Kata Kunci : AST, ALT, Serum, Plasma EDTA
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/MAMIK_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2024
Author:
ALUMNI D4 TLM