
Description:
Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) merupakan penyakit Tuberkulosis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang resisten terhadap obat. TB Resisten Obat (TB RO) penyakit TB yang dimana bakteri dianggap tidak rentan atau tidak respon terhadap satu atau lebih jenis obat pada regimen Obat Anti Tuberkulosis (OAT) lini pertama. Pengobatan untuk TB RO menggunakan antibiotik yang kuat, penggunaan obat-obatan meskipun efektif melawan bakteri TBC, dapat menyebabkan nefrotoksisitas, yaitu kerusakan pada ginjal. Mikroalbumin dalam urine adalah tanda awal kerusakan ginjal. Albumin suatu protein yang biasanya terdapat dalam darah. Ginjal yang sehat tidak membiarkan banyak albumin keluar ke dalam urine. Namun, jika ginjal mengalami kerusakan atau mulai tidak berfungsi dengan baik, albumin bisa bocor ke dalam urine dalam jumlah kecil, yang disebut mikroalbuminuria. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil pemeriksaan mikroalbumin metode nephelometry sebagai penanada fungsi ginjal pada pasien tuberkulosis resisten obat (TB RO). Metode penelitian ini adalah observasi deskriptif analitik dengan di dukung uji deskriptif pada diagram persantase, hasil penelitian pada sampel Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) didapatkan kadar yang normal yaitu sebesar 21 pasien atau 84% sedangkan pada hasil yang meningkat (abnormal) sebesar 4 pasien atau 16%. Kesimpulan : pasien Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) sebagian besar tidak mengalami peningkatan kadar mikroalbumin.
Kata Kunci : Nefelometri, Mikroalbumin dan Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO)
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/INDAH_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2024
Author:
ALUMNI D3 TLM