
Description:
Secara mikroskopik sitologi urine bertujuan untuk mengidentifikasi adanya sel ganas dan abnormal yang terdapat pada urine. Fiksasi merupakan tahap penting dalam pembuatan preparat sitologi. Modifikasi pre-treatment fiksasi masih jarang dilakukan terlebih pada sampel urine yang bertujuan untuk menambah kualitas sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas sitomorfologi pada apusan sedimen urine dengan perlakuan teknik pre-treatment fiksasi menggunakan gliserol 10?n tanpa penambahan gliserol 10%. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampel urine pagi pada mahasiswa yang tidak mempunyai riwayat penyakit, dengan menngunakan metode eksperimen, dua slide yang berasal dari satu sampel diperlakukan berbeda. Slide pertama di fiksasi langsung dengan alkohol 95?n lanjut pewarnaan, slide kedua dikeringkan diudara terlebih dahulu kemudian difiksasi dengan larutan fiksatif yang sama dan dilanjutkan dengan penelitian. Hasil penelitian ini didapatkan latar belakang yang bersih dan warna terserap sempurna pada sediaan tanpa pre-treatment gliserol 10% sehingga dapat di katakan memuaskan dibandingkan sediaan dengan pre-treatment gliserol 10%, karena terdapat kotoran, sitolisis sel dan warna yang tidak terserap sempurna akibat terlalu lama durasi waktu pengeringan diudara. Pada penelitian ini dapat disimpulkan sediaan yang tidak diberi perlakuan pre-treatment menghasilkan kualitas sediaan yang lebih memuaskan dibandingkan dengan sediaan pre-treatment gliserol 10%.
Kata Kunci : sitologi urine, pre-treatment fiksasi, gliserol 10%
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB1-513.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
23-08-2021
Author:
ALUMNI D3 TLM