
Description:
Pemeriksaan laboratorium klinik merupakan sistem yang dapat menentukan
keputusan mengenai suatu diagnosis penyakit melalui hasil laboratorium. Pemeriksaan
laboratorium klinik harus berkualitas memenuhi prosedur pemeriksaan, salah satu
yang harus dijaga kualitasnya adalah tentang penanganan sampel. Tetapi dalam
kondisi tertentu pemeriksaan bahan laboratorium mengalami penundaan dan
bagaimana dengan bilirubin bila mengalami penundaan. Pada penelitian sebelumnya
yang dilakukan oleh koesnadi menyatakan bahwa penundaan dapat menyebabkan
penurunan hingga 50%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran, presentase
penurunan dan rata-rata penurunan hasil pemeriksaan bilirubin sampel ikterus secara
langsung dan pada paparan cahaya lampu selama 1 jam di laboratorium Diagnostic.
Metode pengumpulan data dari 20 pasien yang diperiksa secara langsung didapatkan
100% bilirubin meningkat dan pada paparan cahaya lampu selama 1 jam diperoleh
100% bilirubin menurun, antara 50% - 85?ngan Wesgard QC (TA±20%), sampel
yang langsung diperiksa sebagai hasil standart (100%), penurunan rata-rata akibat
penundaan dan paparan cahaya lampu selama 1 jam terdapat 1,59 mg/dl. Hal ini
menunjukkan bahwa lebih baik tidak menunda pemeriksaan bilirubin agar
mendapatkan hasil akurat sesuai dengan kondisi klinis.
Kata kunci : bilirubin, serum, ikterus
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB1-514.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
23-08-2021
Author:
ALUMNI D3 TLM