
Description:
Soil Transmitted Helminth merupakan istilah dari parasit yang disebabkan
oleh nematoda usus yang ditularkan pada manusia melalui tanah yang telah
terkontaminasi oleh telur cacing, jenis cacing soil transmitted helminth yaitu
Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura dan Hook worm. Cacingan sering
menginfeksi tidak hanya pada anak-anak tetapi juga orang dewasa. Penyakit
ini merupakan penyakit yang sering di alami oleh masyarakat di negara
berkembang. Penyebabnya adalah rendahnya kualitas sanitasi. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya kontaminasi telur
cacing soil transmited helminth pada tinja petani di Desa Kemiri Pacet
Kabupaten Mojokerto. Pemeriksaan identifikasi telur cacing menggunakan
sampel feses dengan metode Flotasi atau pengapungan. Flotasi adalah metode
pemeriksaan tidak langsung yang didasarkan pada perbedaan antara berat
jenis parasit dan berat jenis medium yang digunakan. Dengan metode ini
parasit akan mengapung dipermukaan. Metode ini menggunakan larutan NaCl
jenuh. Berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan, ditemukan infeksi
telur cacing Ascaris lumbricoides pada 3 sampel feses petani di Desa Kemiri
Pacet Kabupaten Mojokerto dengan kode sampel P 11, P 15 dan P 20,
sedangkan 17 sampel dinyatakan negatif. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah ditemukan infeksi cacingan pada petani di Desa Kemiri Pacet
Kabupaten Mojokerto.
Kata Kunci : soil transmited helminth, tinja, petani
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB1-515.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
23-08-2021
Author:
ALUMNI D3 TLM