Name Your Repository



HUBUNGAN KADAR serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) DAN serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT) DENGAN LAMA TERAPI ANTIPSIKOTIK PADA PENDERITA GANGGUAN JIWA



Description:
Gangguan jiwa adalah suatu kondisi medis yang mengganggu fungsi sehari-hari seseorang. Terapi antipsikotik adalah jenis pengobatan farmasi untuk penyakit mental. Terapi berupaya mengembalikan fungsi normal dan menghindari terulangnya kondisi tersebut. Pemberian obat antipsikotik pada pasien gangguan jiwa yang dirawat di rumah sakit menimbulkan efek samping antara lain peningkatan kadar enzim hati serum glutamic oxaloacetic transaminase/aspartate transaminase (SGOT) dan serum glutamic pyruvic transaminase/alanine transaminase (SGPT). Penelitian ini menguji kadar SGOT dan SGPT pada pasien psikiatri yang menjalani pengobatan antipsikotik. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik yang dilakukan dengan menggunakan desain cross sectional. Kadar enzim SGOT dan SGPT diukur dalam serum pasien gangguan jiwa dengan menggunakan teknik automated multi- item analyzer menggunakan alat TMS 24i premium. Dari penelitian ini menunjukkan 25 pasien gangguan jiwa yang berjenis kelamin laki- laki 16 orang (64%) dan perempuan 9 orang (36%) yang dilakukan pemeriksaan SGOT dan SGPT. Dari penelitian ini didapatkan nilai Asimp.Sig SGOT sebesar p = 0.265 (p >0.05) maka dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hasil pemeriksaan dengan lama pengobatan sedangkan hasil Asimp.Sig SGPT p = 0.029 (p <0.05) sehingga menunjukkan adanya hubungan signifikan antara lama pengobatan dengan hasil pemeriksaan. Kata kunci : Gangguan jiwa, Antipsikotik, SGOT, SGPT

URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/SINTANIA_PDF.pdf

Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS

Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS

Date:
26-08-2024

Author:
ALUMNI D4 TLM