
Description:
Penyakit tidak menular (PTM) merupakan salah satu jenis penyakit yang menjadi perhatian karena terdapat peningkatan kasus kematian dan kesakitan di dunia. Salah satu penyakit yang tidak menular adalah diabetes melitus yang saat ini mengalami peningkatan. Diabetes merupakan sebuah penyakit kronis atau penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup. Diabetes melitus terbagi menjadi 2 tipe, yaitu diabetes melitus tipe 1 dan diabetes melitus tipe 2. Diabetes melitus tipe 1 merupakan diabetes yang disebabkan oleh kenaikan kadar gula darah karena kerusakan sel beta pankreas sehingga tidak bisa memproduksi insulin sama sekali. Sedangkan diabetes melitus tipe 2 adalah diabetes yang disebabkan oleh kenaikan gula darah karena penurunan sekresi insulin yang rendah oleh kelenjar pankreas. Penyakit ini selain dapat menyebabkan kematian, juga dapat menjadi penyebab utama dari gagal ginjal, kebutaan, dan penyakit jantung. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan kadar gula darah puasa dengan metode dehydrogenase dan metode hexokinase, populasi pada penelitian ini adalah semua pasien penderita diabetes melitus yang melakukan pemeriksaan gula darah puasa di Laboratorium Puskesmas Maesan Kabupaten Bondowoso. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional, jumlah subyek penelitian 30 responden. Menggunakan uji T diperoleh p = 0.826 (p>0,05) artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan kadar gula darah puasa antara metode Dehydrokinse menggunakan alat kimia analyzer dan metode hexokinase menggunakan alat POCT dengan mean kadar gula darah puasa metode dehydrogenase 175.83 mg/dl dan metode hexokinase 175.37 mg/dL.
Kata kunci: gula darah puasa, dehydrogenase, hexokinase
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/AGUNG_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
24-08-2024
Author:
ALUMNI D4 TLM