
Description:
Susu kambing merupakan salah satu alternatif sumber susu bagi masyarakat Indonesia. Susu kambing termasuk bahan pangan alami yang mengandung nilai gizi tinggi. Susu kambing seperti susu segar lainnya, dapat dengan mudah terkonaminasi dan rusak oleh bakteri. Nilai gizinya yang sangat tinggi menyebabkan susu menjadi media yang sangat cocok bagi mikroorganisme untuk pertumbuhan dan perkembangannya sehingga dalam waktu yang sangat singkat susu menjadi tidak layak dikonsumsi. Salah satu mikroorganisme yang dapat merusak susu kambing adalah Escherichia coli. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan yaitu observasi dan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui cemaran bakteri Escherichia coli dan jumlah total bakteri aerob mesofil pada susu kambing yang dijual di Kecamatan Wonocolo, Jemursari, Surabaya dan diambil secara total sampling sebanyak 7 sampel. Berdasarkan SNI 7388-2009 bahwa batasan maksimum dari susu segar (susu yang tidak dipaseurisasi) untuk konsumsi langsung meliputi susu sapi, kuda, kambing, dan kerbau yaitu 5 x 104 koloni/ml. Pada hasil penelitian terhadap sampel susu kambing termasuk dalam kategori layak karena identifikasi bakteri Echerichia coli didapatkan hasil negatif sedangkan untuk jumlah koloni berada dibawah ambang batas maksimum.
Kata kunci : Escherichia coli, Bakteri Aerob Mesofil, Susu kambing segar
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/bab_i_19.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D4 TLM