Name Your Repository



PERBEDAAN DAYA HAMBAT EKSTRAK KULIT KENTANG DAN EKSTRAK DAGING KENTANG TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Klebsiella pneumonia



Description:
Salah satu penyakit infeksi adalah pneumonia yang disebabkan Klebsiella pneumonia. Klebsiella pneumonia adalah bakteri Gram negatif yang berbentuk batang (basil). Klebsiella pneumonia menyerang organ paru – paru dan menyebabkan penyakit pneumonia, nekrosis paru, dan juga sering menyebabkan infeksi pada saluran kemih Senyawa yang terdapat pada kulit dan daging kentang adalah senyawa fenolik yang terdiri dari flavonoid, saponin, tannin, antosianin, asam klorogenat, dan asam kafeat yang dipercaya mempunyai daya antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk menguji daya hambat ekstrak kulit kentang dan daging kentang terhadap Klebsiella pneumonia dan bagaimana perbedaan daya hambat keduanya. Jenis penelitian ini adalah penelitian secara eksperimental, dan penelitian ini menggunakan metode difusi, dengan menggunakan sampel ekstrak kulit dan daging kentang, bakteri uji yang digunakan adalah Klebsiella pneumonia pada ekstrak kulit dan daging kentang konsentrasi 20% hingga 100% tidak tampak zona hambat disekitar blank disk. Artinya kedua ekstrak tersebut tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumonia. Kata kunci: Klebsiella pneumonia, ekstrak kulit kentang, ekstrak daging kentang, daya hambat, difusi?

URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/bab_i20.pdf

Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS

Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS

Date:
22-08-2022

Author:
ALUMNI D3 TLM