
Description:
Pemeriksaan kolesterol total dianalisa karena merupakan parameterpenting untuk memantau kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan maupun penurunan fraksi lipid dan pemeriksaan kolesterol total juga sering dilakukan dilaboratorium klinik namun tidak pernah dianalisa sebagai bahan penelitian.Pemeriksaan kolesterol total dapat dilakukan dengan sampel berupa serum. Serum dapat disimpan untuk penundaan pemeriksaan yang terjadi karena mati listrik , atau pasien yang banyak atau kerusakan alat, sehingga serum harus disimpan dalam lemari pendingin dan juga untuk mengantisipasi adanya komplain hasil pemeriksaan dari pasien, dan biasanya di pakai untuk mengulang pemeriksaan yang sama. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui kadar kolesterol total pada serum yang langsung diperiksa dan ditunda. Penelitian ini menggunakan metode experimen yang dilakukan di Laboratorium Mitra Husada Surabaya. Kadar kolesterol total diukur dengan metode CHOD PAP (Cholesterol Oxidase Diaminase Peroksidase Amino Antipyrin) secara enzimatis pada serum yang langsung diperiksa dan ditunda. Pemeriksaan kolesterol total secaralangsung terdapat rata-rata 225 mg/dl dan ditunda terdapat rata – rata 213 mg/dl. Persentase (%) CV penurunan rata – rata kadar kolesterol total 0,05 % yang menunjukkan tidak terjadi penurunan yang signifikan ataudidapatkan perbedaan yang tidak memiliki makna secara klinis.
Katakunci: kolesteroltotal,penundaan,serum
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/PRATIWI_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2024
Author:
ALUMNI D3 TLM