
Description:
Urinalisa digunakan sebagai pemeriksaan penyaring yang berfungsi untuk mengetahui potensi gangguan penyakit hati, penyakit diabetes mellitus, gangguan penyakit ginjal dan infeksi saluran kemih. Pemeriksaan urine banyak sekali parameternya, tetapi pada penelitian ini lebih difokuskan pada pemeriksaan Glukosa Urine. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh matriks asam askorbat pada hasil pemeriksaan glukosa urine metode benedict dan carik celup. Urine yang mengandung Asam askorbat kemungkinan besar dapat menimbulkan hasil positif palsu pada pemeriksaan glukosa urine, karena Asam askorbat adalah lakton enam karbon yang secara struktural mirip dengan glukosa. Glukosa dapat direduksi menggunakan larutan cupri sulfat yang menghasilkan endapan berwarna merah bata. Adanya asam askorbat dalam urine bisa menjadi oksidator yang bisa mengganggu reaksi glukosa dan benedict. Karena walaupun tidak ada kehadiran glukosa, asam askorbat bisa direduksi oleh benedict. Asam askorbat bisa mempengaruhi hasil pemeriksaan glukosa urine baik metode benedict ataupun carik celup.
Kata Kunci: Glukosa Urine, Asam Askorbat, Benedict, Carik Celup
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB1-526.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
23-08-2021
Author:
ALUMNI D3 TLM