
Description:
Kulit pangsit merupakan salah satu produk olahan yang beredar luas
diberbagai kalangan masyarakat baik dalam bentuk olahan matang maupun
mentah. Di pasar tradisional tidak jarang kita temui kulit pangsit dengan kemasan
tanpa merek. Kapang merupakan salah satu penyebab yang dapat mencemari
bahan pangan tersebut. Kapang adalah jamur multiseluler dengan ciri khas
memiliki hifa yang membedakan dengan khamir, selain itu kapang dapat
memproduksi mitotoksin yang dapat membahayakan kesehatan manusia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab rusaknya kualitas serta
keamanan pangan secara mikrobiologis pada kulit pangsit yang dijual di pasar
Sidoarjo. Pada penelitian ini menggunakan metode hitung Angka Kapang Khamir
(AKK) cawan tuang dan identifikasi menggunakan metode Mounting Block. Hasil
penelitian hitung angka kapang dari 4 pedagang kulit pangsit kemasan tanpa
merekyang diidentifikasi menggunakan mikroskop dengan perbesaran 10x dan
40x, diamati berdasarkan morfologi hifa, konidia dan konidiofornya ditemukan 6
jenis kapang yaitu Rhizopus sp., Aspergillus niger, Aspergillus flavus, Aspergillus
fumigatus, Blastomyces sp., dan Mucor sp. Sedangkan pada hitung Angka Kapang
Khamir (AKK) terdapat 2 sampel yang tidak layak untuk dikonsumsi karena
melebihi batas cemaran mikrobiologis kulit pangsit kategori (pasta dan mie
mentah serta produk sejenisnya) mengikuti regulasi yang terdapat dalam SNI ISO
21527-2 yaitu sebesar<4x101CFU/gram.
Kata Kunci: kulit pangsit, kapang, identifikasi kapang, angka kapang khamir
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB1-534.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
23-08-2021
Author:
ALUMNI D3 TLM