
Description:
Penyakit infeksi fungi (jamur) merupakan suatu masalah yang sering terjadi dalam dunia kesehatan. Infeksi fungi di Indonesia sering dijumpai pada kulit dan kuku karena Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan udara lembab dan panas. Beberapa fungi yang sering menjadi penyebab infeksi yaitu Candida albicans dan Malassezia furfur. Daun jambu kristal (Psidium guajava Linn) mengandung senyawa yang bersifat antimikroba. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi dan konsentrasi terbaik dari ekstrak daun jambu kristal sebagai antimikroba dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans dan Malassezia furfur. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di laboratorium mikrobiologi. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi. Metode uji daya hambat yang digunakan adalah difusi cakram menggunakan media SDA. Penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi ekstrak daun jambu kristal, kontrol positif ketokonazole 2?n kontrol negatif DMSO 10%. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya zona hambat pada pertumbuhan jamur Candida albicans dan Malassezia furfur dengan variasi konsentrasi ekstrak jambu kristal. Sedangkan kontrol positif menunjukkan zona hambat sebesar 20,53 mm pada Candida albicans dan 16,53 mm pada Malassezia furfur. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun jambu kristal tidak dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dan Malassezia furfur.
Kata kunci : daun jambu kristal, Candida albicans, Malassezia furfur, antimikroba
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/INDAH_NIRMALA.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2024
Author:
ALUMNI D4 TLM