
Description:
Elektrolit merupakan mineral bermuatan listrik yang ditemukan dalam sel, jaringan, dan cairan tubuh, termasuk darah, urin, dan keringat. Pemeriksaan elektrolit dilakukan pada pasien dengan ketidak-seimbangan elektrolit seperti dehidrasi akibat muntah, diare, pemberian cairan parenteral, diet ketat dimana asupan dibatasi. Elektrolit berperan sangat penting dalam keseimbangan cairan tubuh. Keakuratan hasil pengukuran sangat ditentukan oleh setiap tahapan pra-analisik, analitik, dan pasca-analisik. Penanganan sampel lebih dari tiga jam pada pemeriksaan kadar elektrolit akan menyebabkan hasil yang kurang akurat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penundaan waktu selama 5 jam terhadap pemeriksaan serum elektrolit (Na, K, Cl). Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental dengan rancangan penelitian one group pretest dan posttes. Hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 30 sampel setelah dilakukan penundaan waktu pemeriksaan selama 5 jam diperoleh rerata kadar natrium meningkat sebesar 0,90 mmol/L, kadar kalium meningkat sebesar 0,04 mmol/L dan kadar klorida menunjukkan peningkatan sebesar 1,2 mmol/L.Hasil analisa statistik uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi kadar natrium sebesar 0,018, kadar kalium 0,048 dan kadar klorida 0,000 lebih kecil dari nilai probalilitas (<0,05), sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh hasil pemeriksaan serum elektrolit (Na, K, Cl) segera diperiksa dan ditunda selama 5 jam.
Kata Kunci : Elektrolit, Natrium, Kalium, Klorida.
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/ULIL_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2024
Author:
ALUMNI D4 TLM