Description:
Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik yang terjadi oleh interaksi berbagai faktor: genetik, imunologik, lingkungan dan gaya hidup. Peningkatan kadar glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin progresif dilatar belakangi oleh resistensi insulin. Selain diabetes melitus, penyakit hiperurisemia juga salah satu penyakit kelainan metabolik yang berkaitan dengan hiperinsulinemia dimana insulin tersebut berperan meningkatkan kadar asam urat pada pasien prediabetes. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui hubungan HbA1c, gula darah puasa pada penderita diabetes mellitus dengan hiperurisemia di RSPAL Dr Ramelan Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel adalah dengan purposive sampling dan subyek penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus dengan hiperurisemia di Poli Endokrinm RSPAL Dr Ramelan Surabaya pada bulan Desember 2021 hingga Januari 2022 dengan sampel 45 (empat puluh lima). Pada penelitian ini dilakukan pemeriksaan kadar HbA1c, kadar glukosa puasa dan kadar asam urat. Hasil penelitian uji statistik dengan uji Spearman-Rank Correlation didapatkan nilai ( r ) atau sig (2-tailed) sebesar (0.074) dan nilai nilai koefisien korelasi (p = 0.276) menunjukan bahwa adanya korelasi positif yang signifikan antara HbA1C dengan gula darah puasa (GDP) pada penderita diabetes mellitus dengan hiperurisemia di RSPAL Dr Ramelan Surabaya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu semakin tinggi kadar kadar gula darah puasa (GDP) dengan hiperurisemia maka semakin tinggi pula kadar HbA1C.
Kata Kunci : Diabetus Mellitus, HbA1C, Hiperurisemia, GDP
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_I_34.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D4 TLM