
Description:
Sebagian besar proses metabolisme dalam tubuh memerlukan dan dipengaruhi oleh elektrolit. Jumlah elektrolit dalam tubuh dapat dipengaruhi beberapa faktor seperti umur, jenis kelamin, dan jenis makanan yang dikonsumsi. Penanganan specimen merupakan salah satu faktor penting dalam tahan pre-analitik yang dapat mempengaruhi ketelitian hasil laboratorium. Kesalahan analitik secara klinis bermakna dapat terjadi pada pemeriksaan elektrolit apabila sampel tidak diproses dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar elektrolit Na, K dan Cl pada lama simpan serum 0,6, dan 24 jam dalam lemari es pada suhu 2 – 80C. Penelitian ini menggunakan metode penelitian berupa experiment. Hasil pengukuran rata-rata nilai elektrolit natrium pada lama penyimpanan 0,6, dan 24 jam mengalami kenaikan seiring dengan lamanya penyimpanan. Pengukuran nilai elektrolit kalium pada lama penyimpanan 0,6 dan
24 jam mengalami kenaikan. Pengukuran nilai elektrolit klorida pada lama penyimpanan 0,6 dan 24 jam mengalami kenaikan. Sehingga pemeriksaan eletrolit menggunakan serum sebaiknya dilakukan segera setelah didapatkan sampel agar hasil pemeriksaan akurat.
Kata Kunci : elektrolit, lama penyimpanan, serum
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/IKA_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2024
Author:
ALUMNI D4 TLM