Name Your Repository



SENSITIVITAS METODE ZIEHL NEELSEN, KINYOUN GABBET DAN TCM PADA SPUTUM PASIEN SUSPEK TUBERKULOSIS



Description:
Penyakit Tuberkulosis (TB ) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Sumber penularan adalah pasien TB BTA positif yang menyebarkan kuman ke udara pada saat batuk atau bersin dalam bentuk percikan dahak. Pemeriksaan mikroskopis BTA merupakan metode pemeriksaan yang banyak digunakan. Perkembangan teknologi saai ini yang mampu mendeteksi kasus TBC dengan cepat dan akurat adalah dengan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler( GeneXpert). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas metode Ziehl Neelsen, Kinyoun Gabbet dan TCM pada sputum pasien suspek Tuberkulosis. Metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimental laboratorik dengan desain untuk uji diagnostic yang bertujuan untuk mengetahui nilai sensitivitas dan spesifitas metode Ziehl Neelsen, Kinyoun Gabbet dan TCM pada sputum pasien suspek Tuberkulosis.. Dari hasil penelitian sebanyak 30 sampel sputum suspek TB, hasil positif pada pemeriksaan BTA metode ZN sebanyak 15 sampel, pada metode Kinyoun Gabbet sebanyak 12 sampel dan pada metode TCM sebanyak 18 sampel. Uji sensitivitas metode ZN 83,3%, metode Kinyoun Gabbet 66,74%, sedangkan spesifitas ZN dan Kinyoun 100 %, terdapat perbedaan hasil dari ketiga metode pemeriksaan Ziehl Neelsen, Kinyoun Gabbet dan TCM. Uji Kruskal Wallis menunjukan bahwa nilai sig. sebesar 0.213 lebih besar dibandingkan sebesar 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan diantara ketiga metode pemeriksaan ZN, KG, dan TCM terhadap hasil sputum pasien suspek TB. Kata Kunci: Zeihl Neelsen, Kinyoun Gabbet , TCM, Tuberkulosis

URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_I_36.pdf

Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS

Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS

Date:
22-08-2022

Author:
ALUMNI D4 TLM