
Description:
Gangguan tiroid menyebabkan gangguan sistemik yang luar biasa, karena tanda dan gejala yang dapat dirujuk adalah manifestasi dari disfungsi tiroid. Secara signifikan hormon tiroid memainkan peran penting dalam diferensiasi, pertumbuhan dan metabolisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui gambaran kadar Thyroid-Stimulating Hormone, Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase dan Serum Glutamic Pyruvic Transaminase pada Pasien Hipertiroidisme. Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik observasional. Sample pada penelitian adalah penderita hypertiroid sebanyak 30 orang. Metode pemeriksaan untuk Thyroid Stimulating Hormone menggunakan Enzim Linked Imonnoflorencsent Assay (ELFA) dan untuk Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase dan Serum Glutamic Pyruvic Transaminase menggunakan metode automatic. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penderita hipertiroid di RS. Citra Husada Jember menunjukkan kadar thyroid-stimulating hormone seluruhnya dalam kategori rendah dengan rata - rata 0,05 µIU/ml (SD ± 0,02). Kadar serum glutamic oxaloacetic transaminase sebagia besar menunjukkan kategori normal (76,7%) dengan rata-rata 27,63 U/L (SD ± 8,4). Serta kadar serum glutamic pyruvic transaminase sebagian besar menunjukkan kategori normal (60%) dengan rata -rata sebesar 32,37 U/L (SD ± 13,19). Direkomendasikan untuk mempertimbangkan waktu diagnosis awal atau lama menderita sakit sebagai salah satu penanda komplikasi pada penderita sebagai upaya pencegahan gangguan fungsi liver akibat hypertiroid
Kata kunci : hypertiroid, SGOT, SGPT, TSH
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_I_42.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D3 TLM