
Description:
Pemeriksaan hematologi adalah pemeriksaan yang bisa digunakan untuk mengetahui keadaan darah baik sel darah maupun komponen yang terlarut dalam plasma dan digunakan untuk memantau kesehatan. salah satunya indeks eritrosit yang memberikan keterangan mengenai volume rata-rata hemoglobin, banyaknya hemoglobin per eritrosit dan kosentrasi rata-rata hemoglobin. Perhitungan indeks eritrosit digunakan untuk mendiagnosa jenis anemia dan dapat dihubungkan untuk mengetahui penyebab terjadinya anemia sedang LED untuk melihat kecepatan mengendapnya erytrosit. Pada pemeriksaan laboratorium antikoagulan yang sering digunakan yakni K3EDTA dan Na Citrate. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan indeks eritrosit, LED pada darah vena K3EDTA (1:4) pengencer NaCl dengan darah Na Citrat (1:9) tabung vacutainer tutup biru. Hasil uji statistic dengan Wilcoxon untuk MCH diperoleh hasil Sig. (2-tailed) P= 0,021 (?< 0 xss=removed> 0,05) terdapat perbedaan signifikan nilai MCV darah K3EDTA dan darah Na Citrat demikian pula pada MCHC menggunakan uji paired sample t test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) P= 0,074 (?? 0,05) artinya terdapat perbedaan hasil MCHC darah K3EDTA dan NaCitrat. Pada pemeriksaan LED menggunakan uji statistic Wilcoxon darah K3EDTA dan NaCitrat diperoleh Sig. (2-tailed) P= 0,00 (?< 0,05) artinya tidak terdapat perbedaan LED antara darah K3EDTA dengan darah Na Citrat. Kesimpulan semua hasil pemeriksaan indeks eritrosit dan LED Na Citrat cenderung lebih rendah dibandingkan dengan K3EDTA.
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB1-547.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
23-08-2021
Author:
ALUMNI D3 TLM