
Description:
Kecacingan merupakan masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di seluruh dunia. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), lebih dari 1,5 miliar orang atau 24?ri populasi dunia terinfeksi Soil Transmitted Helminths (STH). Soil Transmitted Helmint (STH) merupakan sekelompok cacing parasit usus kelas nematoda yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia melalui tanah yang terkontaminasi telur atau larvanya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah adanya infeksi “Soil Transmitted Helminth” dan spesies apa sajakah yang ada pada feses anak dengan diagnosa gizi kurang tersebut dengan menggunakan metode Natif. Pemeriksaan ini menggunakan larutan eosin 2%. Sampel menggunakan feses pada anak dengan diagnosa gizi kurang di Desa Pakuniran Kabupaten Probolinggo. Pengambilan sampel total keseluruhan 25 sampel. Penelitian dilakukan pada tanggal 20 – 25 Januari 2022 di Laboratorium Rumah Sakit Rizani, dari 25 sampel feses pada anak dengan diagnosa gizi kurang di Desa Pakuniran Kabupaten Probolinggo tidak ditemukan adanya “Soil Transmitted Helminth”.
Kata Kunci : Kecacingan, Soil Transmitted Helminth, Metode Natif, Gizi kurang.
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_I_57.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D3 TLM