
Description:
Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi yang menyerang bagian saluran pencernaan. Penegakkan diagnosis demam tifoid adalah hal yang penting terutama agar diagnosis ditegakkan lebih tepat dan pengobatan dapat diberikan lebih cepat. Diagnosis demam tifoid dapat dilakukan untuk mendeteksi infeksi melalui pemeriksaan antibodi IgM dan IgG, dimana antibodi ini mempunyai makna dalam diagnosa yaitu agar mengetahui fase infeksi pada penderita demam tifoid. Jenis penelitian ini deskriptif dengan metode imunokromatografi menggunakan rapid test untuk mengidentifikasi antibodi IgM dan IgG pada serum penderita demam tifoid di Klinik Rawat Inap Siti Khodijah Blitar. Teknik pengambilan sampel dengan mengumpulkan hasil pemeriksaan antibodi IgM dan IgG pada sampel penderita demam tifoid. Setelah dilakukan analisa data, didapatkan hasil pemeriksaan IgM positif sebanyak 6 sampel (24%) menunjukan pasien terinfeksi demam tifoid, IgM dan IgG positif sebanyak 9 sampel (36%) menunjukan sedang terjadi infeksi dan tubuh sedang membentuk kekebalan (antibodi), IgG positif sebanyak 3 sampel (12%) menunjukan pernah terinfeksi sebelumnya dan saat ini tubuh sudah mulai kebal demam tifoid (fase penyembuhan), sedangkan 7 sampel (28%) IgM dan IgG negatif menunjukan pasien tidak terinfeksi demam tifoid.
Kata Kunci : demam tifoid, salmonella typhi, IgG, IgM
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/bab_i_58.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D3 TLM