Description:
Beberapa data yang ada di rumah sakit di Indonesia seperti RSCM melaporkan prevalensi ikterus pada bayi baru lahir di tahun 2003 sebesar 58?ngan kadar bilirubin ?5 mg/dL dan dengan kadar ?12 mg/dL sebesar 29,3% pada .minggu pertama dilahirkan. Hiperbilirubinemia disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya akibat dari inkompatibilitas golongan darah ABO. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran inkompatibilitas golongan darah ABO pada ibu dan neonatus dengan hiperbilirubinemia di RSPAL Dr. Ramelan Surabaya.
Jenis dan desain penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif analitik dengan pengumpulan data primer yang diambil dari hasil pemeriksaan laboratorium patologi klinik meliputi kadar bilirubin dan golongan darah ABO yang didapatkan pada pasien ibu dan neonatus dengan hiperbilirubinemia di RSPAL Dr. Ramelan Surabaya.
Hasil penelitian dan kesimpulan dari 30 pasien diperoleh 70% neonatus mengalami hiperbilirubinemia yang disebabkan inkompatibilitas golongan darah ABO dan 30% neonatus yang mengalami hiperbilirubinemia yang tidak disebabkan karena inkompatibilitas golongan darah ABO.
Kata Kunci : Hiperbilirubinemia, Neonatus, Inkompatibilitas Golongan
Darah ABO
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_I_59.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D4 TLM