Description:
Gagal ginjal kronis adalah kerusakan fungsi ginjal selama tiga bulan atau lebih yang mengakibatkan laju filtrasi glomerulus < 60ml/menit/1,73m2 sehingga tidak dapat mengekskresikan sisa metabolik dan mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit secara adekuat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Crossectional study, yang memiliki tujuan untuk mempelajari hubungan antara perubahan faal ginjal terhadap faal hematologi pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Pasirian dengan Judul“ Hubungan Hemoglobin, Retikulosit Dengan Bun & Kreatinin Pada Penderita Gagal Ginjal Kronik.” Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronis dengan indikator nilai BUN dan Creatinin yang tinggi. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 50 orang, teknik pengambilan sample adalah purposive sampling. Jenis data adalah data primer dengan variable independennya nilai BUN dan kreatinin sedangkan variable dependent nya adalah nilai Hemoglobin dan Retikulosit. Data dianalisa menggunakan regresi linier Anova dengan hasil terdapat hubungan antara BUN dan kreatinin dengan hemoglobin dengan p= 0,003 (p<0.05) dan terdapat hubungan hasil BUN dan kreatinin dengan Retikulosit dengan nilai p=0,004 (p<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat keterkaitan antara peningkatan faal ginjal (BUN dan Kreatinin) dengan penurunan Faal Hematologi (hemoglobin dan retikulosit), yang ditandai pada pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) mengalami anemia.
Kata Kunci: BUN, gagal ginjal kronis, Kreatinin, Hemoglobin, Retikulosit
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_1_62.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D4 TLM