
Description:
Salmonella sp merupakan bakteri penyebab infeksi. Jika tertelan dan masuk ke dalam tubuh akan menimbulkan gejala yang disebut salmonellosis. Salmonellosis di akibatkan oleh makanan yang tercemar oleh Salmonella sp yang di konsumsi oleh manusia. Kentang (Solanum tuberosum) merupakan salah satu makanan pokok dunia selain beras, jagung, gandum dan terigu, dalam kentang (Solanum tuberosum) juga terdapat senyawa alkaloid, flavonoid, tannin,glikoalkoloid dan polifenol yang dikenal sebgai senyawa antimikroba. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kemampuan daya hambat antara ekstrak kentang (Solanum tuberosum) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella sp. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan metode difusi disk atau kertas cakram. Hasil dari penelitian ini ekstrak kulit kentang pada konsentrasi 20% hingga 80?pat menghambat bakteri Salmonella sp dengan kategori lemah sementara pada ekstrak daging kentang pada konsentrasi 20% hingga 80% tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella sp.
Kata kunci: Salmonella sp, Daya hambat, Solanum tuberosum, difusi disk
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_I_66.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D3 TLM