
Description:
Pemeriksaan laboratorium terdiri dari beberapa macam pemeriksaan, salah satu pemeriksaan klinik yaitu pemeriksaan untuk mengetahui uji fungsi hati. Uji fungsi hati yaitu dengan mengukur aktivitas enzim Alanine aminotransferase (ALT). Pemeriksaan ALT yang tidak segera dikerjakan dan harus ditunda dapat saja terjadi seperti karna kehabisan reagen, kerusakan alat atau hal lain sebagainya sehingga sampel harus disimpan. Lamanya penyimpanan serum untuk pemeriksaan ALT memiliki toleransi waktu selama 3 hari pada suhu 20-25oC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan serum pada suhu ruang dan suhu 4oC terhadap kadar enzim ALT wanita. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswi FIKES UMAHA. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Litbang Diagnostika Surabaya. Hasil menunjukkan rerata kadar enzim ALT yang diperiksa segera sebesar 15,01 U/L dengan nilai standart deviasi 4,22, pada serum yang disimpan 5 hari pada suhu 4oC didapatkan rata-rata 15,08 U/L dengan nilai standart deviasi 3,83 dan pada serum yang disimpan 5 hari pada suhu ruang 24oC didapatkan rata-rata 13,81 U/L dengan nilai standart deviasi 3,38. Uji statistik One Way Anova didapatkan signifikansi sampel adalah p=0.617, nilai tersebut lebih besar dari ? 0.05, dapat disimpulkan bahwa perbedaan suhu ruang dan suhu 4oC dengan penyimpanan 5 hari tidak memberikan pengaruh terhadap kadar enzim ALT wanita.
Kata kunci: Enzim ALT, suhu ruang, suhu 4oC
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_I_76.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D3 TLM