
Description:
Glukosa darah meningkat seiring dengan bertambahnya usia sehingga semakin banyak lansia menderita Diabetes Melitus. Monitoring glukosa darah dapat dilakukan dua cara yaitu dengan cara invasive dengan pemeriksan glukosa adarah puasa dan noninvasive dengan pemeriksaan glukosa urine. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan glukosa urine dengan glukosa darah puasa pada pasien lansia dengan diabetes melitus. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di laboratorium klinik dr. Vitis kediri. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan November – Desember 2021. Populasi dari penelitian ini adalah lansia penderita DM tipe 2 yang melakukan medical check up di klinik dr. Vitis kediri. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling yang berdasarkan kriteria inklusi yaitu Pasien diabetes melitus berusia > 60 tahun, pasien terdaftar dan melakukan pemeriksaan di laboratorium klinik dr. Vitis Kediri dan memiliki rekam medis lengkap meliputi pemeriksaan darah puasa dan glukosa urine. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil terdapat hubungan antara kadar glukosa darah puasa dengan glukosa urine pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2 dengan rata-rata kadar glukosa darah puasa lansia penderita DM tipe 2 sebesar 237,54 mg/dL.
Kata kunci : glukosa urine, glukosa darah puasa, lansia diabetes melitus
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_I_81.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D3 TLM