
Description:
Latar belakang : Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang menular, disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kegiatan pemeriksaan laboratorium TB mulai dari mikroskopis, biakan, uji kepekaan maupun dengan teknologi biomolekuler memerlukan pemantauan kinerja yang ketat secara berjenjang yang dilaksanakan dalam jejaring laboratorium TB. Laju Endap Darah (LED) salah satu penanda yang paling awal terdeteksi penyakit infeksi dalam darah. Penegakkan diagnosis tuberkulosis erat kaitannya dengan hitung jumlah trombosit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah ada hubungan antara Platelet Distribution Width dengan Laju Endap Darah (LED).
Bahan dan metoda : Penelitian observasional analitik. Sampel diambil dengan consecutive sampling dari rekam medis pasien suspek tuberkulosis di RSUD Husada Prima Surabaya. Kriteria inklusi data adalah tes Laju Endap Darah dan kriteria eksklusinya adalah tidak melakukan pemeriksaan hitung sel darah. Hasil LED yang digunakan berdasar kriteria di RS Paru dan kriteria Westergreen. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil : Hasil Platelet Distribution Width (PDW) tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan hasil tes laju endap darah. Nilai Platelet Distribution Width (PDW) belum bisa menggantikan pemeriksaan laju endap darah sebagai marker pada tuberkulosis, sehingga perlu penelitian lebih lanjut
Kesimpulan : Pada kriteria yang digunakan di RSUD Husada Prima Surabaya, penyakit yang mendasari sepsis memiliki hubungan terbesar dengan hasil tes laju endap darah (LED). Perlu adanya penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel lebih banyak dan pemilihan sampel yang lebih ketat, metode prospektif, dan kriteria yang lebih spesifik.
Kata kunci : Laju Endap Darah, Platelet Distribution Width, tuberkulosis.
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/bab_1-52.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
23-08-2021
Author:
ALUMNI D4 TLM