
Description:
Kecacingan merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan di dunia dan khususnya di Indonesia. Menurut data WHO infeksi Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan infeksi yang menyerang lebih dari 1,5 milyar orang atau 24% populasi dunia. Kesadaran untuk mencuci tangan dengan air bersih dengan sabun, menggunting kuku dapat menjadi faktor pendukung terjadinya infestasi telur cacing. Soil Transmitted Helminth (STH) adalah cacing golongan nematoda yang memerlukan tanah untuk perkembangan bentuk infektifnya, golongan cacing yang penting dan menyebabkan masalah kesehatan masyarakat. Beberapa jenis cacing diantaranya adalah Ascaris Lumbricoides atau cacing gelang menyebabkan askariasis.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dengan infeksi cacing usus (Soil Transmitted Helmint) pada petani di desa Tanjungrejo. Sampel yang diperiksa pada penelitian ini adalah kuku dan feses para petani di desa Tanjungrejo. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari sampling langsung para petani di desa Tanjungrejo sebanyak 20 orang. Sedangan kondisi personal hygiene dilihat dengan menggunakan lembar kuesioner untuk wawancara terhadap responden. Berdasarkan hasil pemeriksaan kotoran kuku petani di desa Tanjungrejo sebanyak 20 orang. Menunjukkan bahwa petani sayur yang terinfeksi telur cacing Soil Transmitted Helminths (STH) berjumlah 0 orang (0%) dan yang tidak terinfeksi berjumlah 20 orang (100%). Berdasarkan hasil pemeriksaan feses petani di desa Tanjungrejo sebanyak 20 orang. Analisis hasil pemeriksaan feses dan kuku serta kondisi personal hygiene dengan dengan Uji Fisher’s Exact Test menunjukkan tidak adanya korelasi antara personal hygiene dengan infeksi telur cacing usus (Soil Transmitted Helminth) pada petani di desa Tanjungrejo (nilai p > 0,05).
Dari hasil pemeriksaan parasitologi identifikasi telur Soil TransmittedHelminth (STH) dengan metode direk pada sampel kuku tidak di temukan telur Soil Transmitted Helminth (STH), sedangkan pada sampel feses ditemukan 1 sample yang positif telur Soil Transmitted Helminth (STH) Kondisi Personal Higyene pekerja tani desa Tanjungrejo menunjukan sebagian besar adalah dinyatakan bersih yaitu sebanyak 19 (95%) responden dan sebanyak 1 (5%) responden dinyatakan kotor dalam aspek kebersihan diri atau Personal Higyene.
Kata Kunci: Kecacingan, Kuku, Feses, Kebersihan diri
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/NOVIKOH_PDF.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
28-08-2023
Author:
ALUMNI D3 TLM