Name Your Repository



GAMBARAN KENAIKAN JUMLAH CD4 PASIEN HIV/AIDS YANG MENDAPAT HIGHLY ACTIVE ANTIRETROVIRAL THERAPHY DALAM 6 BULAN PERTAMA DI POLI VCT RSU DR. WAHIDIN SUDIRO HUSODO KOTA MOJOKERTO



Description:
HIV dapat ditularkan melalui pertukaran berbagai cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, seperti darah, ASI (Air Susu Ibu),semen dan cairan vagina. HIV juga dapat ditularkan dari seorang ibu ke anaknya selama kehamilan dan persalinan. Antiretroviral (ARV) dapat menurunkan angka kematian dan kesakitan, meningkatkan kualitas hidup ODHA, dan meningkatkan harapan masyarakat.(Kemenkes RI,2011).ARV yang tidak tepat dan rutin berdampak pada penurunan CD4 secara perlahan.HIV tanpa ARV mempunyai rata rata CD4 kurang dari 200 sel/mm3, sehingga membutuhkan waktu 3,7 tahun untuk berkembang menjadi stadium AIDS. Tujuan pemberian obat ARV adalah memperbaiki status kesehatan dan kualitas hidup bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA), menurunkan rawat inap akibat HIV, menurunkan kematian terkait AIDS, menurunkan angka Mother To Child Transmision (MTCT). Metode penelitian yang dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif dengan metode restropektif. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan tes antibodi dan tes resistensi terhadap obat dari data sekunder yang didapatkan pada data dari Poli VCT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah CD4 pada pasien HIV/AIDS memiliki jumlah yang sama pada kelompok CD4 <100>251 sebanyak 7%. Jumlah CD4 akan mengalami peningkatan setelah mengkonsumsi ARV sehingga kenaikan CD4 pasien cukup signifikan pada 3-4 bulan pertama terapi ARV, sehingga dapat dikatakan terapi HAART memberikan respon imun yang baik pada pasien HIV/AIDS di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto. Kata Kunci : HIV; CD4; terapi HAART

URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/Bab_1-54.pdf

Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS

Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS

Date:
23-08-2021

Author:
ALUMNI D4 TLM