
Description:
Hiperkolesterolemia adalah peningkatan kadar kolesterol dalam darah melebihi batas yang diperlukan oleh tubuh. Ceremai (Phyllanthus acidus (L.) Skeels) merupakan tanaman yang digunakan oleh masyarkat Indonesia sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit sariawan, hiperkolesterol, hiperglikemi, asma, dan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas rebusan daun ceremai (Phyllanthus acidus (L.) Skeels) dalam menurunkan kadar kolesterol darah pada mencit (Mus musculus) yang diberi jeroan ayam. Penelitian eksperimental dilaksanakan di Laboratorium IKHP (Instalasi Kandang Hewan Percobaan) Pusat Veteriner Farma (PUSVETMA) Surabaya. Subjek penelitian menggunakan mencit betina yang dibagi menjadi 3 kelompok, yang terdiri dari kelompok kontrol normal tanpa diberi perlakuan (pakan biasa), kelompok kontrol positif diberi jeroan ayam dan kelompok kontrol terapi diberi rebusan daun ceremai. Hasil pengujian dianalisa menggunakan data statistik Paired T-Test. Hasil uji normalitas menunjukkan hasil sig 0,858. Dari uji Paired T-Test menunjukkan hasil sig (2-tailed) 0,000. Berdasarkan penentuan P<0,05 dinyatakan terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah pemberian rebusan daun ceremai. Dapat disimpulkan bahwa rebusan daun ceremai dapat menurunkan kadar kolesterol darah.
Kata kunci : Hiperkolesterolemia, Daun ceremai, Mencit.
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/3._BAB_1-5.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM