
Description:
Pembuatan sediaan apus spermatozoa dengan pengecatan Giemsa, kualitas hasil pewarnaan dipengaruhi jenis bahan pengencer cat Giemsa. Salah satu syarat pengenceran yaitu memiliki sifat buffer. Larutan NaCl 0,9 % memiliki sifat isotonis dengan harga yang lebih murah, dan tidak mempengaruhi kondisi fisik spermatozoa seperti kegunaan buffer fosfat sebagai larutan pengencer cat Giemsa. Tujuan penelitian untuk mengetahui NaCl 0,9 % sebagai larutan pengencer dalam pengecatan Giemsa pada pemeriksaan morfologi spermatozoa. Penelitian dilakukan dengan membandingkan kualitas pewarnaan menggunakan cat Giemsa yang diencerkan dengan buffer fosfat dan larutan NaCl 0,9 %. Pengenceran yang baik memiliki pH yang tidak terlalu asam dan tidak berlebih basa yaitu antara 6,8 – 7,0. Pada buffer fosfat memiliki pH 6,8, sedangkan pada NaCl 0,9 % memiliki pH 6,7. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa larutan NaCl 0,9 % sebagai larutan pengencer cat Giemsa dalam pemeriksaan morfologi spermatozoa memiliki kualitas yang lebih rendah dibanding dengan larutan buffer fosfat. Pengenceran NaCl 0,9% didapat prosentase hasil pewarnaan baik 44 % sedangkan untuk pengenceran buffer fosfat didapatkan 64 % hasil pewarnaan baik. Pengenceran menggunakan NaCl 0,9 % mempunyai gambaran hasil penyerapan cat Giemsa oleh spermatozoa tidak jauh berbeda dengan menggunakan pengenceran buffer fosfat.
Kata Kunci : pengecatan Giemsa, larutan NaCl 0,9 %, morfologi spermatozoa
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/PUJA.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM