
Description:
Hiperglikemia merupakan suatu keadaan tingginya kadar glukosa darah yang dapat memicu terjadinya penyakit diabetes mellitus (DM) . Biji petai china (Leucaena leucocephala) diyakini masyarakat sebagai salah satu tanaman yang mampu mengobati diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi air rebusan biji petai china (Leucaena leucocephala) dalam menurunkan kadar glukosa darah pada mencit (Mus musculus) yang telah diberi dextrose 40%. Penelitian dilakukan di IKHP (instalasi kandang hewan percobaan) PUSVETMA Surabaya. Subjek penelitian ini berupa mencit betina berjumlah 21 ekor mencit betina yang berumur 2-3 bulan dengan berat badan 20 – 30 gram yang dibagi menjadi 3 kelompok, yang terdiri atas kelompok 1 yang diberikan terapi air rebusan biji petai china sebanyak 1 ml/ hari, kelompok 2 yang diberikan terapi air rebusan biji petai china sebanyak 0,75 ml/ hari dan kelompok 3 yang diberikan terapi air rebusan biji petai china sebanyak 0,5 ml/ hari . Semua kelompok diberi dextrose 40% sebanyak 1 ml/ hari yang dapat menyebabkan mencit dalam keadaan hiperglikemia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok mencit yang diberikan air rebusan biji petai china dengan dosis 1 ml/hari dapat menurunkan 44?n nilai signifikansi pada uji paired t test yang diperoleh 0,000 (P < 0,05 ) yang menunjukan bahwa biji petai china dapat menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan.
Kata kunci: Rebusan biji petai china , Glukosa darah, Mus musculus.
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/RILA.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM