
Description:
Kombucha atau dikenal masyarakat Indonesia sebagai jamur teh, atau jamur dipo adalah fermentasi teh menggunakan campuran kultur bakteri dan khamir sehingga diperoleh cita rasa asam dan berbentuk lapisan nata. Kultur kombucha mengandung berbagai bakteri dan khamir, diantaranya Acetobacter xylinum, Candida fomata, Saccharomyces cerevisiae, delbrueckii, dll. Kombucha dipercaya masyarakat dapat digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan, seperti darah tinggi atau rendah, rematik, kegemukan, arthritis, migraine, diabetes dan lainnya. Kandungan asam glukonat yang ada pada minuman kombucha mampu memperkuat daya kekebalan tubuh terhadap infeksi dari luar serta mempunyai kemampuan untuk mengikat racun dan mengeluarkannya dari tubuh lewat urine. Kandungan anti mikroba pada minuman kombucha mampu menghambat pertumbuhan Shigella sonnei, Escherichia coli, dan Salmonella typhimurium. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi bakteri Lactobacillus dan jamur Saccharomyces pada fermentasi teh kombucha di wilayah Tulungagung. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Identifikasi ini berdasarkan pada karakterisasi morfologi, pewarnaan gram, uji katalase dan penanaman pada media gula-gula. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan ciri-ciri bakteri gram positif berbentuk batang dengan uji katalase negatif yang sesuai dengan bakteri Lactobacillus. Sedangkan ciri-ciri pada morfologi jamur dan fermentasi pada media gula-gula serta urea sama dengan ciri-ciri Saccharomyces cerevisiae.
Kata kunci : Teh Kombucha, Lactobacillus, Saccharomyces
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/RISMA.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM