
Description:
Ureum merupakan produk akhir dari metabolisme asam amino. Dalam proses ini di sintetis menjadi urea. Ureum adalah produk limbah dari pemecahan protein dalam tubuh. Hampir semua penyakit ginjal menyebabkan menurunnya ekskresi urea, yang menyebabkan meningkatnya kadar urea dalam darah sampai melebihi batas normal. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah pada sampel plasma sitart bisa digunakan dalam pemeriksaan BUN. Meningkatnya kadar urea dapat diketahui dengan pemeriksaan urea yang menggunakan metode Enzimatic Nonkolorimetrik. Pada pemeriksaan kimia klinik, bahan pemeriksaan yang digunakan adalah serum atau plasma. Perbedaan serum dan plasma terletak pada pengolahan darah yang sudah diambil. Untuk pembuatan serum, darah tidak perlu dicampur lagi dengan antikoagulan, sedangkan untuk membuat plasma harus dicampurkan dengan antikoagulan. Pada penelitian ini peneliti ingin mengetahui sampel plasma sitrat dapat digunakan sebagai pengganti serum atau tidak. Dalam penelitian ini hasil kadar BUN pada 20 sampel yang terdiri dari sampel serum dan plsma sitrat pada buruh bangunan. Didapatkan hasil dari kisaran angka 2% - 42% , maka dapat disimpulkan bahwa pada sampel plasma sitrat tidak dapat digunakan untuk pemeriksaan BUN.
Kata Kunci : serum dan plasma sitrat, BUN, pemeriksaan urea
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/RIZKA.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM