
Description:
Hiperkolesterolmia merupakan keadaan dimana tingkat kolesterol dalam darah melampaui keadaan normal. Kolesterol sendiri merupakan senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi oleh hati maupun dari mengonsumsi makanan. Kolesterol tinggi berkaitan dengan pengendapan kolesterol berlebih di pembuluh darah seperti stroke maupun jantung. Daun balakacida (Chromolaena odorata) merupakan obat tradisional yang dapat menurunkan kadar kolesterol karena pada daun terdapat kandungan senyawa saponin dan flavonoid. Penelitian ini dilakukan di PUSVETMA (Pusat Veteriner Farma) Surabaya. Hewan coba yang digunakan pada penelitian ini adalah Mus musculus BalB/c (mencit) betina berumur 2 bulan dengan berat 25 gram sebanyak 35 ekor. Metode yang dipergunakan Eksperimental. Kadar kolesterol darah mencit mengalami kenaikan setelah diberi jeroan ayam dan mengalami penurunan setelah diberi rebusan daun balakacida. Dari hasil data grafik dan menggunakan statistik wilcoxon sign rank test p<0,05 yang berarti ada pengaruh penurunan kadar kolesterol pada mencit dengan dosis 0,5 ml sebesar (10%), 0,75 ml sebesar (14%), dan 1 ml sebesar (26%). Maka dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian rebusan daun balakcida efektif dapat menurunkan kadar kolesterol darah mencit yang mengalami hiperkolesterolemia.
Kata Kunci : Daun Balakacida (Chromolaena odorata), mencit (Mus musculus), kolesterol.
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_1-5.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM