
Description:
Buah bit adalah salah satu bahan pangan yang mudah ditemukan di seluruh propinsi di Indonesia, yang terkenal banyak kandungan manfaatnya. Buah Bit berkerja dengan merangsang sistem peredaran darah dan membantu membangun sel darah merah karena kandungan asam folat dan B12 dalam buah bit adalah kunci penting dalam metabolisme seluler dan dibutuhkan dalam perkembangan normal eritrosit. Buah bit juga membersihkan dan memperkuat darah sehingga darah dapat membawa cat gizi ke seluruh tubuh sehingga jumlah sel darah merah tidak akan berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas buah bit terhadap kadar hemoglobin dan retikulosit pada saat pemberian jus buah bit pada mencit. Metode yang digunakan pada penentuan kadar hemoglobin dengan spektrofotometri dan pemeriksaan retikulosit menggunakan reagen BCB. Pada 10 sampel mencit yang mendapatkan terapi buah bit mengalami peningkatan kadar hemoglobin dengan rata-rata 14,06 g/dl yang sebelumnya dengan rata-rata 11,09 g/dl dan penurunan jumlah retikulosit 1,66% yang sebelumnya dengan rata-rata 2,14%. Hasil penelitian di analisa menggunakan statistic uji normalitas didapatkan nilai (>0,05) yaitu p=0,078 pada hemoglobin dan p=0,163 pada retikulosit dan dilanjutkan pada SPSS uji Paired t Test dan didapatkan hasil analisa yaitu nilai (<0,05) p=0,001 pada data hasil hemoglobin dan p=0,000 pada data hasil retikulosit dapat di simpulkan bahwa ada perbedaan antara sebelum dan sesudah pemberian jus buah bit.
Kata Kunci : Buah bit, Hemoglobin, Retikulosit
URL:
https://repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/UMI.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM